Sewaktu saya mau nyuci baju saya ngeliat kotak sabun atau apa itu namanya saya juga kurang tahu. Nah di kotak itu ada tulisan RISNA. 3 detik saya memandangi kotak itu. Sambil meneruskan mencuci saya jadi teringat teman baik saya pada waktu SD dulu. Namanya sama dengan nama kotak itu, Cuma bedanya huruf S diganti huruf Z. Ya,namanya Rizna.
Teman baik saya itu anakya cantik (untuk ukuran anak SD jaman saya), tinggi, langsing, dan anak cowok SD saya banyak yang suka sama dia. Tapi sayangnya dia tomboy abis. Sayang fotonya dirumah, tidak ada sama saya. Setelah SD dia pindah ke kota lain, saya sedih, dia pun sedih. Karena itu saya dan dia bertukar foto. Hingga akhirnya saya benar-benar lost contact sama dia. Kabar terakhir saya dengar dia jadi model di kota yang dia tinggali sekarang.
Anyway, dari melihat kotak sabun yang bertuliskan (mirip) nama teman baik SD saya, saya sempat senyum-senyum sendiri mengingat memori saya waktu jaman SD. Tapi walopun gitu kegiatan mencuci saya tetep terselesaikan kok, hehe.
Kadang tanpa sadar kita selalu punya kenangan apapun. Pahit atau manis mungkin? Membahagiakan atau mengecewekan? Ya , kita berhak mengingat kenangan apapun yang kita miliki.
Tanpa sadar kalau kita melewati jalan, tempat makan, mall, tempat wisata, atau bahkan sewaktu melihat benda seperti yang saya alami tadi, kita bakal teringat sesuatu. Kenangan. Apapun bisa mengingatkan kita tentang kenangan yang kita punya.
Dan yang nggak enaknya adalah jika kenangan itu pahit dan sewaktu kita teringat kenangan atau peristiwa lalu tersebut kita menjadi sedih, bad mood, dan merasa benci terhadap diri kita sendiri ataupun orang yang ada dalam kenangan itu. Atau kalau enggak setelah mengingat kenangan tersebut, kita tersenyum kecut dan merasa tidak nyaman dengan diri sendiri, berpikir kenapa kok saya masih terus inget kejadian itu? Inget tentang hal itu? Saya diam sebentar. Berpikir. Ya, itu wajar. Tapi kok efeknya kok jadi agak nggak enak buat kita? Karena kitalah yang menginginkan untuk memutar kenangan yang bisa dibilang kenangan pahit itu.
Beragam reaksi yang kita timbulkan pada saat mengingat dan mengenang kenangan itu memang hak kita. Tidak ada yang bisa melarang kita, karena kenangan itu punya arti untuk kita sendiri. Kita bebas atas kenangan kita. Mau kita ingat terus atau sekedar kita ingat? Kamu pilih yang mana?
Saya pikir kejadian yang saya alami tadi adalah kenangan yang saya ingat terus, karena hal itu menyenangkan. Walaupun saya sudah tidak tahu dimana teman baik saya itu berada dan saya tidak tahu nomer teleponnya , Saya bersyukur dan beruntung memiliki teman baik seperti dia waktu SD dulu. Menurut saya itu kenangan yang indah. Saya tidak mau lupa dan saya nggak akan berniat melupakan hal itu
Terus kalau kenangan yang nggak enak? Yang pahit? Yang membuat hati ini sesak gimana? Jujur kalau bicara kenangan pahit yang ada emang nggak enak yaa. Menurut saya yang bikin nggak enak kita sendiri. Sekarang gini, misalkan kita lagi lewat di Jalan Sapi, eh tiba-tiba kita inget kenangan kalo mantan pernah selingkuh di situ sama cewe lain. Otomatis memori otak kita memutar kejadian yang lalu kan? Selanjutnya diri kita pasti bereaksi akan kenangan itu. Kemungkinan2 yang bakal terjadi adalah kita :
- Terus melihat jalan Sapi dan menghembuskan nafas berkali-kali. Air muka kita berubah, yang tadinya biasa-biasa aja sekarang jadi pengen nangis. Dan akhirnya menangislah kita. Kemudian mengumpat-ngumpat sang mantan kenapa dulu dia tega ngelakuin hal itu sama kita? Perasaan nggak terima yang sudah terkubur bertahun-tahun yang lalu kini muncul kembali. Kita jadi bad mood.
- Diam dan membatin sewaktu melihat jalan sapi. “Dulu aku pernah ngegap kamu disitu sama cewek lain. Nggak nyangka aja dulu kamu bisa kayak gitu sama aku.” Terus kita tersenyum kecut dan bergumam “Ya udahlah, itu semua udah lewat, ngga penting banget kalo aku masi mikirin terus tentang hal itu. Lagian itu masa lalu.” Lalu kita bersikap biasa aja tapi sedikit memikirkan sang mantan.
- Terus ngeliatin jalan sapi sambil mengingat-ingat detail kejadiannya seperti apa. Beberapa detik kemudian kita jadi senyum-senyum sendiri dan geleng-geleng kepala. Menganggap kalau hal itu adalah hal bodoh yang pernah kita lakuin dan mengakui kalau kita waktu itu bener-bener kecewa dan marah. Selanjutnya kita tetap menganggap itu adalah masa lalu, masa yang udah lewat dan kita benar-benar nggak merasa terbebani dengan kenangan itu.
- Melihat jalan sapi dan mengingat2 kejadian yang lalu. Beberapa detik kemudian sadar terus kita ngambil handphone dan SMS mantan kita. Lalu kita dan mantan kita SMSan. Disini opsinya setelah SMSan ada dua, timbul harapan lama atau sekedar menanyakan kabar sang mantan. Kamu termasuk yang mana? :p
- Kita cuek pas lewat jalan sapi. Pengennya nggak mau lama2 di jalan itu, takut membuka luka lama. Yang ada udah2nya setelah ngelewatin jalan sapi, kita jadi kepikiran kalau di jalan itu kita punya kenangan pahit. Tragis :D
By the way mungkin aja ada kemungkinan2 yang lain? Soalnya kemungkinan2 yang saya tulis itu bisa aja salah, namanya juga manusia,hehehe. Terus dari kemungkinan2 yang saya tulis kamu pernah ngalamin salah satunya nggak? Emmm, simpan saja jawaban kamu untuk kamu sendiri yaa ;)
Kenangan. Kelihatannya sepele yah, tapi efeknya luar biasa. Cuma dengan mengingat sepotong adegan di masa lalu kita bisa tertawa, sedih, menangis, bahagia, bertanya-tanya, atau bahkan nggak mau mengingatnya lagi? Well itu hak kamu. Sepenuhnya hak kamu. Tapi saya rasa kalau kenangan yang pahit memang seharusnya dikubur dan tidak usah diingat lagi, tapi terkadang suatu waktu otak dan diri kita pasti memutar sedikit tentang kenangan itu dan kemudian kita jadi sedih atau bad mood atau merasa terpukul?. Hei, ambil pelajarannya. Jangan menyesal karena kejadian atau hal itu sudah lewat, sudah berlalu. Perbaikilah. Jangan salahkan diri kita dan orang yang ada dalam kenangan itu. Maafkanlah diri kita. Berdamailah dengan diri kita sendiri. Ikhlaskan diri kita untuk menerima kenyataan bahwa diri kita memang pernah mengalami kejadian pahit di masa lalu dan sekarang tidak mau untuk kembali lagi ke sana. Wow saya terdiam membaca kata-kata saya sendiri. :P
So, apa yang bakal kamu lakuin kalau kamu mulai teringat sama kenangan2 kamu? Apapun itu semoga kenangan itu bisa menyenangkan bagi kamu dan tidak lagi menjadi menyedihkan. Walopun begitu saya tetep nggak bisa ngubah nama kenangan pahit menjadi kenangan ngga pahit yaa. Soalnya Kenangan pahit itu tetep ada, nah yang ngga boleh ada adalah kita jadi merasa pahit terus gara2 nginget2 kenangan itu. So, save your memories